Pagi ini aku tersentak kaget dan terbangun dari tidurku tepat jam enam pagi *padahal baru tidur jam tiga subuh gara-gara ngerjain tugas KTI (v.v)*. Suara tangisanlah yang membangunkanku, ya itu adalah suara tangisan ibu-ku. Bapak menanyakan kenapa ibu bisa menangis sekencang itu, tapi ibu tidak menjawabnya, aku dan kedua adik laki-lakiku pun hanya bisa diam.
'Aku akan bertanya setelah pulang kuliah nanti' batinku.
-Pulang Kuliah-
Aku mengucapkan salam seperti biasanya, kulihat ibu sudah kembali seperti biasa. Aku berpikir, 'ah, aku rasa ini waktu yang tepat untuk menanyakan kenapa pagi tadi ibu menangis...'
Aku megikuti ibu yang sedang merapikan baju untuk dimasukkan ke dalam lemari, kemudian aku mulai menyanyakan masalah tadi pagi, berikut percakapannya:
"ibu...tadi pagi kenapa nangis kaya gitu?"
Ibu menghentikan kegiatan merapikan pakaian, "engga, ibu cuma kangen aja sama nenek," lalu melanjutkan kembali merapikan baju.
DEG! Nenek udah lebih dari lima tahun pergi meninggalkan dunia fana ini, tapi ibu dalam seketika bisa menangis se-KENCANG itu?? aku berpikir kembali, nenek saja yang sudah meninggal selama lima tahun masih dirindukan seperti itu oleh ibu, sedangkan aku yang masih bisa melihat ibu berdiri di hadapanku hanya bisa melawan atau membuatnya sedih. Aku tidak bisa membayangkan jika ibu yang setiap hari aku buat kesal dengan tingkahku dan menangis karena ulahku tiba-tiba sudah tidak ada di dunia ini lagi....
Aku bersyukur alhamdulillah karena masih diberikan kesempatan untuk melihat ibu dan bapakku dalam keadaan sehat wal'afiat. Terima kasih Ya Allah atas karunia dan anugerah yang engkau berikan pada hambamu ini, sayangilah kedua orangtuaku seperti mereka menyayangiku di waktu aku masih kecil Ya Allah...aamiin =')
-tibon
Perkenalan Let's go to study korean! #1
Tidak ada komentar:
Posting Komentar